Seratusan Warga Geruduk Kantor PLN Karimun


Suasana unjukrasa di depan kantor PLN Karimun, Rabu (6/1/2016) malam 
source : lendoot.com
Seratusan warga dari beberapa penjuru di Karimun mendatangi kantor PLN Tanjung Balai Karimun


Rabu (6/1/2016) sekitar pukul 19.45 WIB.Seratusan warga yang dalam pengawalan petugas polisi itumengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap pelayanan PLN beberapa pekan terakhir.“Kami bayar, dipadamkan begini terus. Tak bayar seenaknya diputus. PLN ban***,” teriak seorang warga dalam kerumunan.Tampak AKP Sulam, Kapolsek Meral memberikan pemahaman kepada warga terkait masalah yang dialami. Luapan emosi warga yang awalnya meninggi mulai merendah.Seorang anggota polisi lainnya kemudian meminta perwakilan dan tokoh warga yang dapat ikut menenangkan massanya.“Kami minta tolong bapak yang dari Kolong ya? Bantu ya pak. Nanti kalau ada pertemuan bapak bersedia menjadi wakil warga bapak kan?” kata anggota polisi tersebut.Sampai berita ini diturunkan, gelombang massa yang merasa tak puas atas pelayanan PLN Karimun, terus berdatangan ke kantor PLN.


Ini Dia Penyebab Pemadaman Listrik PLN Karimun yang Semakin Parah

Karimun – Pemadaman bergilir yang terjadi di wilayah Sub Rayon PLN Karimun yang sangat mengganggu kenyamanan masyarakat, ternyata cukup krusial.
Ini penjelasan Kepala PLN Sub Rayon Karimun Dedi Januar kepada Lendoot.com, Rabu (6/1/2016).
“Pemadaman masih berlanjut dikarenakan kerusakan pada sistem travelling travelling grade dan pengumpalan batu bara sehingga menyebabkan pressure pada main steam boiler low,” jelasnya.
Dan PLTU, tambahnya, kembali shut down. Estimasi pekerjaan empat hari, Kamis akan sinkron kembali ke sistem PLTD-nya.



Usai Didemo Ratusan Warga, Ini Dia Solusi yang Ditawarkan PLN atas Pemadaman

Karimun – Aksi unjukrasa atau demonstrasi warga digelar di depan halaman kantor PLN Karimun, Rabu (6/1/2016) malam, membuahkan hasil.
Usai polisi meminta perwakilan warga yang berunding dengan pihak PLN Karimun, akhirnya disepakati, pemadaman bergilir hanya dilakukan selama tiga jam saja dalam sehari.
“Kalau sebelumnya kan sampai tujuh jam, itu kelewatan lamanya. Tadi setelah pertemuan mereka (PLN) akan mengupayakan pemadaman hanya tiga jam saja dalam sehari atau semalam,” kata Rino, seorang warga yang hadir dalam pertemuan itu kepada Lendoot.com.
Pertemuan yang difasilitasi perwakilan PLN dengan warga ini dimediasi pihak keamanan setempat. Warga yang menjadi wakil pertemuan meminta warga untuk pulang ke rumah sembari menunggu kabar hasil pertemuan itu kemudian.
“Sudah, sekarang sebagian pulang saja dulu ke rumah. Nanti kalau sudah ada hasilnya akan saya kabari,” ujar seorang utusan warga Kolong Orari kepada warganya sebelum pertemuan.
Setelah pertemuan, wajah warga yang mengikuti pertemuan itu terlihat gembira setelah ada kesepakatan tersebut.
“Pihak PLN akan memperpendek rentang waktu pemadaman hanya sampai tiga jam saja,” katanya kepada warga lainnya yang masih setia menunggu di dekat pagar PLN. (*/rb)

sumber : lendoot.com

Bagaimana pendapat anda?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar